Malam tadi,
Tangan-tangan mungil itu asyik bermain
Menekan tomboltombol huruf di laptopku,
Dengan gaya sepuluh jari,
walau tak serangkai kata pun
Yang dapat terbaca di halaman Open Office itu
Puas bergaya tukang ketik, ia berteriak
“Bapak’e, iffa mau nge-print”
“Print aja sendiri dah,” sahut ku datar dari halaman
(kebetulan iffa udah tau ikon yang di-klik untuk nge-print)
“Kok ndak bisa?” teriakan itu samarsamar ku dengar dari luar.
***
Kembali ke kamar,
Aku langsung duduk di depan laptop,
Tak ada tandatanda kehidupan,
Padahal,
Layar putih Open Office masih terbuka,
Ku gerakkan mouse,
Pointer itu diam,
Sunyi,
Tak ada desiran prosesor,
Tak ada kedipan kursor,
Hah,
Akankah ini terjadi?
Fedora 8 ku membeku,
Hang!!!
Pertama kali ku rasakan pedihnya kebekuan ini,
Akankah ia bernasib sama dengan OS mahal itu,
Atau hanya akibat asal tekan si kecil,
(beberapa kejadian hang sebelumnya terjadi saat ngoprek, jadi saya anggap itu sebagai hal biasa di luar perhitungan)
“Iffa tadi teken tombol apa,” tanyaku menyelidik
“Iffa teken untuk nge-print, trus ndak mau bergerak,” jawabnya polos
Jurus pamungkas:
Tombol sakti ctr-alt-backspace,
Nihil,
Laptopku tetap terdiam
Akhirnya:
Klik, tombol power pun
Dengan berat hati kutekan
